![]() |
| Suasana Rakercab . II PDI Perjuangan Pesisir Barat |
PESISIR BARAT - Dewan pimpinan Cabang
(DPC) PDI perjuangan kabupaten pesisir barat menggelar Rapat Kerja
Cabang (Rakercab) II di GSG Labuhan Jukung, Krui, Rabu (11/10).
Adapun Rekomendasi dari Hasil Rakercab tersebut diantaranya disampaikan
kesiapan jajaran PAC, Badan, Sayap dan DPC PDI Perjuangan untuk
memenangkan pilgub Lampung khususnya di wilayah pesisir barat.
Sebagaimana diketahui DPC PDI perjuangan sudah menghantarkan 5 kader
nya di pileg 2014 lalu sebagai anggota DPRD pesisir barat, namun gagal
menghantar kader nya di Pilkada Pesisir Barat 2015 lalu.
Hal ini
ditegaskan oleh Yanuar Irawan SE pada gelaran acara Rakercab II DPC PDI
pesisir barat saat mewakili ketua DPD PDIP Lampung, "Secepatnya harus
menentukan sikap dan menjalankan keseluruhan mekanisme partai karena di
pesisir barat ini PDI perjuangan pemenang pemilu tapi bukan partai
penguasa makanya harus menentukan Sikap koalisi ataupun oposisi dalam
pemerintahan kabupaten saat ini dan harus dipertimbangkan secara matang , tegasnya
Selanjutnya ketua DPC
PDI perjuangan pesisir barat, KRT.Oking Ganda Miharja,SH Mengatakan hal
yang senada bahwa mesin partai akan dijalankan dengan sistem
konsolidasi dari tingkat ranting di pekon/desa, pengurus anak cabang di
kecamatan, korwil serta seluruh anggota kader Dewan pimpinan cabang
(DPC) pesisir barat, khususnya untuk meyakinkan diri dan memenangkan
khususnya (Pilgub) Lampung 2018 mendatang.
Menurutnya peserta
Rakercab yang dibagi dalam 3 komisi diantaranya komisi I bidang politik
merekomendasikan bahwa Pilgub lampung ini menjadi barometer mesin partai
kita untuk bekerja keras dan menjadi acuan kedepannya untuk mengikuti
pileg dan pilpres nantinya. Karenanya komisi ini juga merekomendasikan
dan berharap agar DPP Partai Keputusan Calon Gubernur atau Wakil
Gubernur dari Kader Partai. Artinya jika kesiapan logistik pemenangan
sebagaimana dipersyratkan di peraturan partai No.4/2025 tidak terpenuhi
maka kader partai bisa dicalonkan sebagai Calon Wakil Gubernur.
Saat ditanya Siapa yang paling pas untuk Calon Gubernur atau Wakil
Gubernur, Ketua DPD BMI Provinsi Lampung menolak menyebut nama. "Bukan
ranah DPC, Tapi yang mengemuka di Rakercab bahwa peserta melihat karena
dari ke empat calon Gubernur yang ada semuanya Eksternal Partai yakni
Arinal Djunaidi, Mustafa, Herman HN dan Ridho Ficardo. "Peserta Rakercab
lebih condong untuk mendorong Kader Partai sebagai Calon Wakil Gubernur
dan berpasangan dengan Calon Gubernur yang memiliki logistik kuat,
Siapapun itu. Karena berkaca dari Pilkada Pesisir Barat 2015 dan Pilgub
Lampung 2014 lalu bahwa Faktor logistik ini salah satu Barometer utama",
Tegasnya.
D/01 - 8


Tidak ada komentar:
Posting Komentar