Pesisir Barat (17.1.22) - Banyaknya proyek dipesisir barat yang pelaksaan pekerjaan di TA. 2021 Terindikasi dikerjakan tidak memenuhi standar kwalitas dan Rencaba Anggaran Biaya, seperti halnya proyek jalan sukamulya dikecamatan lemong belum lama dan baru diresmikan sudah mengalami kehancuran, proyek jalan ini dikerjakan oleh PT. Tunas Murni sebagaimana yang disampaikan oleh Kabid Binamarga PUPR kabupaten pesisir barat kepada Korwil LITA melalui pesan wasshap, Ungkap Indra .
Masih menurutnya, apakah saat pelaksanaan tidak ada pengawasan oleh pihak terkait, baik PPK ( Pejabat Pembuat Komitmen ) atau pengawas lapangan dari Dinas terkait saat dilakukan konfirmasi melalui tilpon seluler senin 17.1.22 .
Pihak dinas terkait diminta merespon hasil temuan ini, sehingga hasil kerja dan penggunaan anggaran DAK dikabupaten pesisir barat bisa sesuai dan bermanfaat baik kwantitas dan kwalitas pekerjaan, dimana pihaknya berharap agar dinas terkait bisa bersama - sam turun kelapangan guna memastikan temuan dimaksud serta mencari penyebab cepat rusaknya badan jalan dimaksud . Ungkapnya
Pembangunan jalan yang sudah menghabiskan dana yang tidak sedikit dan memiliki kwalitas bagus, setidaknya masyarakat akan merasakan dampak dari pembangunan sebagai sarana umum, sehingga kita memiliki kepedulian untuk melakukan langkah pengawasan atau kontrol sosial, dan untuk menentukan apa penyebab kerusakan dimaksud tentu berharap dinas terkait untuk bisa turun ke lokasi, sehingga publik akan mengetahui secara pasti dan selanjutnya akan menjadi pembelajaran lebih baik kedepan, artinya dari perencanaan, pelaksanaan harus mendapatkan analisa dan evaluasi, Pungkasnya
D.001 / PSB

Tidak ada komentar:
Posting Komentar