DUPAIDO.COM - Adanya paket Gelondongan senilai 16 Milyar dikabupaten pesisir barat membuat Bupati Pesisir Barat tergerak untuk lakukan inspeksi kelapangan, pasalnya hanya asalan yang sempit oleh dinas PUPE bahwa paket tersebut dibuat gelondong agar pekerjaan dilapangan bagus .
Namun menurut pemantauan LSM - LITA benar bahwa paket tersebut masih diera Pejabat Bupati Qodratul Ikhwan, tentu sangat tidak masuk akal bahwa paket senilai 16 Milyar tersebut terdapat dibeberapa kecamatan atau tidak menyatu dalam satu ruas ( terdiri dari beberapa ruas ) dan paket ini perlu dibidik oleh pihak institusi hukum terutama BPK dalam melakukan Audit harus lebih intensif , sebab terindikasi akan banyak temuan serta masalah , maklum yang kerja juga manusia biasa pasti banyak kelemahan .
Selaku kontrol sosial LSM - LITA menyambut baik sikap Bupati pesisir barat hingga turun kelapangan, dilain sisi indikasi setoran atas proyek tersebut mengundang masalah sebab masa transisi yang mempengaruhinya, kita selalu berasumsi dengan prinsif " Praduga Tak Bersalah " yang jelas semua yangterjadi setidaknya akan menjadi satu contoh bagi pemerintah saat ini, sehingga bisa lebih efektif dalam menyusun anggaran pembangunan .
Menyangkut ada atau tidaknya kerugian negara atau adanya masalah kwalitas dilapangan, pihak LSM - LITA mendapat beberapa temuan yang sudah dikoordinasikan dengan pihak PUPE dan pihak Konsultan sehingga ada beberapa ruas badan jalan yang harus dibongkar karena menggunakan material batu gabin dati tembakak pada bagian yang memiliki beban struktur, dimana batu tersebut tidak layak digunakan . Sementara temuan lainya adanya pengurangan volume yang signifikan dari 320 Meter menjadi hanya 80 Meter diruas labuhan jukung - jembatan Way Tuwok , dan hal ini sedang dalam koordinasi terhadap pihak PUPE pesisir barat .
Masyarakat diharapkan ikut pro-aktif mengawasi segala bentuk pembangunan dikabupaten pesisir barat, sebab masyarakat yang akan merasakan manfaatnya .



Tidak ada komentar:
Posting Komentar